Bencana Puting Beliung di Pontianak: Tim Reaksi Cepat BPBD Kota Pontianak Tanggap Mengatasi Kejadian
Pontianak, Sabtu, 9 November 2024 — Peristiwa cuaca ekstrem berupa puting beliung terjadi pada Sabtu, 9 November 2024, pukul 14:46 WITA, di Jl. S. Parman, Kelurahan Benua Melayu Darat, Kecamatan Pontianak Selatan. Angin kencang yang disertai hujan lebat berlangsung selama kurang lebih satu jam dan mengakibatkan tumbangnya sebatang pohon yang menutup akses jalan umum.
Pelaporan kejadian diterima BPBD Kota Pontianak pada pukul 15:30:59. Tim Reaksi Cepat BPBD Kota Pontianak segera merespons laporan ini dengan menurunkan beberapa petugas ke lokasi, yakni Ummi Husnah, G. Ughed, M. Nuzril, dan Joko, untuk meninjau kondisi serta memberikan tindakan yang diperlukan. Kehadiran tim BPBD didukung oleh personel Polri, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), dan pemadam kebakaran swasta dalam mengevakuasi lokasi.
Meskipun insiden ini tidak menimbulkan korban jiwa ataupun kerusakan signifikan terhadap bangunan, namun tumbangnya pohon di jalan umum menimbulkan hambatan lalu lintas. Tindakan pemotongan pohon segera dilakukan oleh petugas PUPR untuk membersihkan akses jalan yang tertutup, sehingga masyarakat dapat kembali menggunakan jalur tersebut tanpa kendala

( Penangan pohon tumbang akibat bencana puting beliung oleh PUPR, BPBD Kota Pontianak, dan Masyarakat setempat)
Dalam peristiwa ini, BPBD Kota Pontianak menyatakan bahwa tidak ada kebutuhan bantuan darurat atau evakuasi warga, karena kondisi lokasi dan dampak yang relatif terkendali. Para petugas tetap siaga dan memastikan bahwa jalan aman sebelum meninggalkan lokasi kejadian.
BPBD Kota Pontianak mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang bisa terjadi sewaktu-waktu, terutama di musim penghujan ini. Angin kencang yang diiringi hujan deras berpotensi menimbulkan kerusakan, terutama bagi pohon-pohon besar yang berada di sekitar jalan umum atau area permukiman.
Kolaborasi cepat antara BPBD, Polri, PUPR, dan pemadam kebakaran swasta dalam menangani kejadian ini menunjukkan kesiapsiagaan serta sinergi yang baik antarinstansi untuk mengurangi dampak dan risiko bencana alam di wilayah Kota Pontianak. (BPBD-DH)